1,63 Juta Pengunjung Sambangi Lawang Sewu
JAKARTA - Semarang menjadi salah satu kota tujuan wisata yang memiliki sejumlah bangunan bersejarah, salah satunya Lawang Sewu di kawasan Tugu Muda. Bangunan tersebut memiliki keterkaitan dengan perjalanan perkeretaapian Indonesia sejak masa Hindia Belanda.
Lawang Sewu dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) sebagai kantor pusat perusahaan kereta api. Pembangunan gedung utama dimulai pada 1904 dan selesai pada 1907. Bangunan ini dikenal dengan karakter arsitekturnya yang memiliki banyak pintu dan jendela serta menyimpan informasi mengenai sejarah perkeretaapian.
Berdasarkan data kunjungan, Lawang Sewu didatangi 639.091 orang pada 2024 dan 620.550 orang pada 2025. Sementara pada Januari–Agustus 2026 tercatat 376.997 pengunjung, sehingga total kunjungan sepanjang 2024 hingga Agustus 2026 mencapai 1.636.638 orang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan Lawang Sewu menjadi salah satu peninggalan yang merekam hubungan perkembangan perkeretaapian dengan Kota Semarang. Masyarakat dapat mengenal sejarah tersebut melalui bangunan, koleksi, dan informasi yang tersedia.
Sementara itu, layanan kereta api turut mendukung mobilitas menuju Semarang. Pada Januari–Agustus 2026, Stasiun Semarang Tawang melayani 1.262.315 pelanggan naik dan turun, sedangkan Stasiun Semarang Poncol mencatat 1.867.005 pelanggan. Berdasarkan data BPS Kota Semarang, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut pada 2024 mencapai 7.345.373 orang.