Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996 (Kudatuli) mendesak Komnas HAM merekomendasikan sebagai kasus pelanggaran HAM berat yang menjadi tanggung jawab pemerintah karena telah menyebabkan korban tewas, luka-luka serta orang hilang.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Kader PDI Perjuangan melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati peristiwa Kudatuli di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Minggu (27/7/2025).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996 (Kudatuli) mendesak Komnas HAM merekomendasikan sebagai kasus pelanggaran HAM berat yang menjadi tanggung jawab pemerintah karena telah menyebabkan korban tewas, luka-luka serta orang hilang.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Kader PDI Perjuangan melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati peristiwa Kudatuli di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Minggu (27/7/2025).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Kader PDI Perjuangan melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati peristiwa Kudatuli di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Minggu (27/7/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Peringati Kudatuli, Kader PDIP Gelar Tabur Bunga dan Doa Bersama

Minggu 27 Juli 2025 23:11 WIB
A
A
A
JAKARTA - Kader PDI Perjuangan melakukan tabur bunga dan doa bersama memperingati peristiwa Kudatuli di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Minggu (27/7/2025). Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996 (Kudatuli) mendesak Komnas HAM merekomendasikan sebagai kasus pelanggaran HAM berat yang menjadi tanggung jawab pemerintah karena telah menyebabkan korban tewas, luka-luka serta orang hilang.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya