Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Nasabah mengambil uang di mesin anjungan tunai mandiri di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Nasabah mengambil uang di mesin anjungan tunai mandiri di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Kebutuhan Uang Jelang Puasa Meningkat

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Diaz, teller Bank OCBC NISP menghitung uang di Kantor Pusat Bank OCBC NISP, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013). Bank Indonesia mencatat hingga April 2013 jumlah uang kartal (uang tunai) yang beredar mencapai Rp392,2 triliun. Menurut Direktur Kepala Kebijakan Pengedaran Uang BI Eko Yulianto, kebutuhan uang tunai akan semakin meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya