Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Pertumbuhan penjualan listrik di Jatim ini lebih besar dibandingkan penjualan listrik secara nasional yang konsumsi energinya hanya tumbuh 0,05%.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
PLN UID Jawa Timur mencatat, penjualan listrik hingga November 2020 tumbuh mencapai 2,25%.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Petugas PLN memasang jaringan listrik dikawasan Surabaya Timur, Jawa Timur, Senin 28 Desember 2020.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur optimistis akhir penjualan akan tumbuh positif, menyusul aktivitas ekonomi yang berangsur pulih di masa pandemi Covid-19.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Petugas PLN memasang jaringan listrik dikawasan Surabaya Timur, Jawa Timur, Senin 28 Desember 2020.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Dampak Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Penjualan Listrik di Jatim Cuma tumbuh 0,05%

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Petugas PLN memasang jaringan listrik dikawasan Surabaya Timur, Jawa Timur, Senin 28 Desember 2020. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur optimistis akhir penjualan akan tumbuh positif, menyusul aktivitas ekonomi yang berangsur pulih di masa pandemi Covid-19.
 
PLN UID Jawa Timur mencatat, penjualan listrik hingga November 2020 tumbuh mencapai 2,25%. Pertumbuhan penjualan listrik di Jatim ini lebih besar dibandingkan penjualan listrik secara nasional yang konsumsi energinya hanya tumbuh 0,05%.
 
Pada awal tahun 2020 atau sebelum pandemi, penjualan tumbuh 6%, tepatnya pada bulan Januari hingga Februari. Ketika pandemi COVID-19, penjualan turun dan berbagai tarif juga negatif. Namun pada Oktober, tren pertumbuhannya naik 2,65%. Saat ini, total daya yang dimiliki PLN UID Jatim mencapai 9.367 mega watt (MW), dengan beban puncak 5.935 MW dan cadangan 3.081 MW. (Foto : KORAN SINDO/ALI MASDUKI)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya