Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLST) atap kepada PT PLN (Persero), proyek pembangunannya memiliki kuota dengan kapasitas hingga 5.746 megawatt (MW) dalam kurun waktu 2024-2028.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Dua teknisi memeriksa panel surya yang terpasang di atap Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (10/5/2025).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLST) atap kepada PT PLN (Persero), proyek pembangunannya memiliki kuota dengan kapasitas hingga 5.746 megawatt (MW) dalam kurun waktu 2024-2028.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Dua teknisi memeriksa panel surya yang terpasang di atap Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (10/5/2025).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Dua teknisi memeriksa panel surya yang terpasang di atap Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (10/5/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

PLTS Atap Mulai Dibangun, PLN Kantongi Izin 5.746 MW hingga 2028

Sabtu 10 Mei 2025 18:33 WIB
A
A
A

JAKARTA - Dua teknisi memeriksa panel surya yang terpasang di atap Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (10/5/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLST) atap kepada PT PLN (Persero), proyek pembangunannya memiliki kuota dengan kapasitas hingga 5.746 megawatt (MW) dalam kurun waktu 2024-2028. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya