Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
CEO Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Rosan Roeslani menyebut bukan hanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan bergabung dengan Danantara. Nantinya, aset negara dibawah Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) seperti Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) senilai Rp420 triliun juga akan dikelola Danantara.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Hal ini bertujuan agar GBK sebagai aset negara bisa dikelola dengan lebih produktif dan bisa menghasilkan nilai tambah bagi pendapatan negara.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
CEO Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Rosan Roeslani menyebut bukan hanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan bergabung dengan Danantara. Nantinya, aset negara dibawah Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) seperti Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) senilai Rp420 triliun juga akan dikelola Danantara.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Hal ini bertujuan agar GBK sebagai aset negara bisa dikelola dengan lebih produktif dan bisa menghasilkan nilai tambah bagi pendapatan negara.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Suasana Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (29/4/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Aset GBK Senilai Rp420 Triliun Bakal Dikelola Danantara

Rabu 30 April 2025 12:46 WIB
A
A
A
JAKARTA - Warga beraktivitas di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (29/4/2025).
 
CEO Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Rosan Roeslani menyebut bukan hanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan bergabung dengan Danantara. Nantinya, aset negara dibawah Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) seperti Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) senilai Rp420 triliun juga akan dikelola Danantara.
 
Hal ini bertujuan agar GBK sebagai aset negara bisa dikelola dengan lebih produktif dan bisa menghasilkan nilai tambah bagi pendapatan negara.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya