Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai mendata barang bukti hasil penyitaan barang kiriman berupa botol kemasan berisi bahan pembuatan sabu-sabu (prekursor), disaksikan perwakilan Australia Border Force di sela konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Senin (16/7/2018).
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi (kanan) bersama perwakilan Australia Border Force, Chris Waters (kiri) memeriksa barang bukti hasil penyitaan barang kiriman berupa botol kemasan berisi bahan pembuatan sabu-sabu (prekursor), saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Senin (16/7/2018).
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi (kedua kanan) bersama perwakilan Australia Border Force, Chris Waters (kedua kiri) memeriksa barang bukti hasil penyitaan barang kiriman berupa botol kemasan berisi bahan pembuatan sabu-sabu (prekursor), saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Senin (16/7/2018).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Pengiriman 600.000 Pil Mengandung Pseudoephedrine

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Bea Cukai Ngurah Rai bekerja sama dengan Australia Border Force menggagalkan pengiriman 600.000 pil mengandung Pseudoephedrine dari Korea Selatan yang transit di Bali dan rencananya menuju Australia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya