Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, berada di mobilnya usai memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Bantah Keterangan Dahlan Iskan

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Anggota Komisi VI DPR dari F-Golkar yang diduga disebut-sebut namanya sebagai salah satu oknum pemeras BUMN, Idris Laena, memberikan keterangan pers di Pressroom Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Idris Laena membantah tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN, yakni PT Garam dan PT PAL Indonesia. Idris mengaku kecewa penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR hanya didasari keterangan sepihak dari jajaran BUMN.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya