Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Dosen PTIK Bambang Widodo Umar bersalaman dengan Koordinator ICW Danang Widoyoko, usai memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator."
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Dari ki-ka; Peneliti ICW Tama S Langkun, Dosen PTIK Bambang Widodo Umar dan Koordinator ICW Danang Widoyoko, hadir memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator."
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Dari ki-ka; Peneliti ICW Tama S Langkun, Dosen PTIK Bambang Widodo Umar dan Koordinator ICW Danang Widoyoko, hadir memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator."
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Dari ki-ka; Peneliti ICW Tama S Langkun, Dosen PTIK Bambang Widodo Umar dan Koordinator ICW Danang Widoyoko, hadir memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator."
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Dari ki-ka; Peneliti ICW Tama S Langkun, Dosen PTIK Bambang Widodo Umar dan Koordinator ICW Danang Widoyoko, hadir memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator."
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Korupsi Pengadaan Driving Simulator

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dari ki-ka; Peneliti ICW Tama S Langkun, Dosen PTIK Bambang Widodo Umar dan Koordinator ICW Danang Widoyoko, hadir memberikan pernyataan pers di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selata, Selasa (31/7/2012). Mereka sepakat memberikan pernyataan bersama, yakni "Polri Harus Dukung KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Driving Simulator." Pada pernyataan pers bersama, meraka menuntut KPK untuk menuntaskan dugaan korupsi dalam pengadaan Driving Simulator tanpa pandang bulu sesuai kewenangan yang dimilikinya, menuntut kepada Kapolri agar menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak menghalang-halangi upaya penegakan hukum dalam kasus itu, dan menuntut Presiden untuk mengawasi dan memastikan kapolri agar bisa objektif, transparan dan akuntabel, serta mendukung KPK dalam menuntaskan kasus tersebut.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya