Ketua Harian Nasional Partai Perindo TGB HM Zainul Majdi memberikan sambutan dalam bimbingan teknis hukum acara perselisihan hasil pemilihan umum Tahun 2024 bagi Partai Perindo di Bogor, 31 Juli sampai 3 Agustus 2023.
Acara yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi ini dihadiri perwakilan DPP Partai Perindo maupun DPW Partai Perindo Seluruh Indonesia. Hadir dalam acara ini Ketua Mahkamah Konstitusi H Anwar Usman.
Pada kesempatan tersebut, TGB mengatakan, perselisihan hasil pemilu akan selalu terjadi.
"Hampir mustahil tidak ada perselisihan, " katanya.
Mantan Gubernur NTB ini melanjutkan, perselisihan ini terjadi sebagian karena data objektif, ada juga yang menggugat karena kalah.
"Kalau Perindo menggugat akan dengan alasan yang objektif, " ucapnya.
Lebih jauh, TGB mengungkapkan, dengan mengikuti bimbingan teknis ini akan membuat kader Partai Perindo paham bagaimana caranya beracara di Mahkamah Konstitusi. Mengikuti sesuai dengan apa yang ada di Undang-undang.
'Partai Perindo taat azas dan aturan. Pak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum Partai Perindo) menyampaikan Partai Perindo hadir bukan untuk melemahkan, tapi menjadi elemen yang konstruktif, " sambungnya.
TGB meminta semua kader Partai Perindo mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Sehingga dapat memberikan kontribusi saat penyelenggaraan pemilu 2024.
"Gunakan ini sebagai pedoman. Hasil bintek ini sebagai panduan, " tegasnya.
Ketua Harian Nasional Partai Perindo TGB HM Zainul Majdi memberikan sambutan dalam bimbingan teknis hukum acara perselisihan hasil pemilihan umum Tahun 2024 bagi Partai Perindo di Bogor, 31 Juli sampai 3 Agustus 2023.
Acara yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi ini dihadiri perwakilan DPP Partai Perindo maupun DPW Partai Perindo Seluruh Indonesia. Hadir dalam acara ini Ketua Mahkamah Konstitusi H Anwar Usman.
Pada kesempatan tersebut, TGB mengatakan, perselisihan hasil pemilu akan selalu terjadi.
"Hampir mustahil tidak ada perselisihan, " katanya.
Mantan Gubernur NTB ini melanjutkan, perselisihan ini terjadi sebagian karena data objektif, ada juga yang menggugat karena kalah.
"Kalau Perindo menggugat akan dengan alasan yang objektif, " ucapnya.
Lebih jauh, TGB mengungkapkan, dengan mengikuti bimbingan teknis ini akan membuat kader Partai Perindo paham bagaimana caranya beracara di Mahkamah Konstitusi. Mengikuti sesuai dengan apa yang ada di Undang-undang.
'Partai Perindo taat azas dan aturan. Pak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum Partai Perindo) menyampaikan Partai Perindo hadir bukan untuk melemahkan, tapi menjadi elemen yang konstruktif, " sambungnya.
TGB meminta semua kader Partai Perindo mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Sehingga dapat memberikan kontribusi saat penyelenggaraan pemilu 2024.
"Gunakan ini sebagai pedoman. Hasil bintek ini sebagai panduan, " tegasnya.