Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Dari ki-ka; Produser Mira Lesmana, produser Shanty Harmayn, dan produser Chand Parwez saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, Industri Film dan Televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845, 1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Produser dan anggota Masyarakat Film Indonesia Mira Lesmana saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, Industri Film dan Televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845, 1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Produser dan perwakilan Persatuan Produser Film Indonesia Chand Parwez saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, Industri Film dan Televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845, 1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Produser dan anggota Masyarakat Film Indonesia Shanty Harmayn (tengah) saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, Industri Film dan Televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845, 1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Dari ki-ka; Direktur Utama MPA Wilayah Asia Pasifik Michael C. Ellis, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Mira Lesmana, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Shanty Harmayn, dan Produser dan Perwakilan Persatuan Produser Film Indonesia Chand Parwez, saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, industri film dan televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845,1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Dari ki-ka; Direktur Utama MPA Wilayah Asia Pasifik Michael C. Ellis, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Mira Lesmana, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Shanty Harmayn, dan Produser dan Perwakilan Persatuan Produser Film Indonesia Chand Parwez, saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, industri film dan televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845,1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Peranan Industri Film & Televisi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dari ki-ka; Direktur Utama MPA Wilayah Asia Pasifik Michael C. Ellis, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Mira Lesmana, produser dan sutradara dan anggota Masyarakat Film Indonesia Shanty Harmayn, dan Produser dan Perwakilan Persatuan Produser Film Indonesia Chand Parwez, saat konferensi pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2012). Menurut penelitian Oxford Economics, industri film dan televisi Indonesia memberikan kontribusi USD$ 845,1juta (Rp7,675 miliar) kepada perekonomian negara dan menciptakan lebih dari 191.000 lapangan pekerjaan pada tahun 2012 serta menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp785 miliar bagi negara.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya