Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merenovasi sejumlah rusun di Jakarta. Namun, Rusunami Bidaracina tidak bisa direnovasi Pemprov DKI Jakarta karena penggunanya yang sudah menjadi hak milik berbeda keadaannya dengan sejumlah rusun lain yang masih dipunggut iuran. Rusunami ini diresmikan saat era Presiden Soeharto pada tahun 1996 yang terdiri dari 2 blok dan 7 unit dan lebih dari 800 kepala keluarga.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Rusun Bidaracina

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Suasana aktivitas warga di Rusunami Bidaracina, Cawang, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya