Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Polda Metro Jaya Ungkap 5 Kasus Kejahatan Lingkungan dan Subsidi

Jum'at 23 Oktober 2026 21:14 WIB
A
A
A

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menyampaikan pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dan LPG bersubsidi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026). 

 

Polda Metro Jaya mengungkap lima perkara terkait sumber daya alam, penyalahgunaan barang bersubsidi, dan perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi dengan memproses 11 tersangka di Jakarta. 

 

Kasus tersebut meliputi pertambangan ilegal 54 ton batu galena, perdagangan 26 jeriken merkuri ilegal, penyalahgunaan Bio Solar bersubsidi, pemindahan isi LPG 3 kilogram ke tabung 12 kilogram, serta perdagangan 320,85 kilogram sisik trenggiling. 

 

Polisi menyita berbagai barang bukti dengan nilai miliaran rupiah dan masih mengembangkan penyidikan untuk menelusuri jaringan distribusi serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya