Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

IHSG Kembali Ambruk, Indeks Saham Dibuka di Level 4.961

Senin 19 Oktober 2026 14:37 WIB
A
A
A

JAKARTA - Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).

 

IHSG kembali tertekan pada awal perdagangan dengan anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin. Pelemahan ini membawa indeks kembali ke kisaran 4.900, level terendah sejak Oktober 2020.

 

Tekanan pasar berlanjut setelah IHSG pada Jumat (16/10/2026) sebelumnya ambles 11,6%. Secara year to date (YtD), indeks telah terkoreksi sekitar 43%, di tengah kekhawatiran investor menyusul pengumuman MSCI yang mempertimbangkan perubahan status pasar modal Indonesia dari emerging markets menjadi standalone market.

 

Untuk meredam volatilitas dan menjaga keteraturan perdagangan, BEI memberlakukan penyesuaian batas Auto Rejection Bawah (ARB) menjadi 7% mulai 19 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya