Tasya Kamila Pilih Beragam Produk Lokal untuk Kebutuhan Keluarga
JAKARTA - Produk lokal semakin diminati masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan survei Jakpat Local Product Shopping Behavior in Indonesia pada Juli 2025, lebih dari 70% responden memilih produk lokal karena harganya terjangkau. Selain harga, kemudahan mendapatkan produk dan kualitas yang semakin baik turut menjadi pertimbangan.
MR.D.I.Y. Indonesia menyediakan beragam produk lokal melalui lebih dari 1.300 toko di berbagai daerah. Produk tersebut mencakup perlengkapan rumah tangga, peralatan makan dan dapur, mainan anak, hingga kebutuhan sehari-hari. Beberapa merek lokal yang tersedia antara lain Kintakun, Porto, HSI, MMS Houseware, Lenuta, Berkat Karya, Kwas, dan Homliv.
Setiap tahun, MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan kampanye Proudly Local sebagai bagian dari dukungan terhadap produk dan pelaku usaha lokal. Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, semakin luas akses pasar sebuah produk, semakin besar pula peluang produk tersebut untuk berkembang.
“Melalui kampanye ini, kami memanfaatkan jaringan toko MR.D.I.Y. di berbagai daerah untuk menghadirkan lebih banyak produk buatan Indonesia kepada masyarakat. Harapannya, produk lokal berkualitas semakin mudah dijangkau sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terus tumbuh,” ujar Edwin.
Ibu sekaligus public figure Tasya Kamila turut membagikan sejumlah produk lokal pilihannya saat berbelanja di MR.D.I.Y. Ia menilai produk buatan Indonesia kini memiliki kualitas yang semakin baik, harga yang bersahabat, dan lebih mudah ditemukan.
Lima pilihan Tasya meliputi peralatan makan HSI dan MMS Houseware, handuk Lenuta dan Kintakun, serta boneka Berkat Karya. Untuk kebutuhan dapur, ia memilih talenan kayu Kwas dan spatula kayu Homliv, sedangkan sandal Porto menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari.
Menurut Tasya, memilih produk lokal dapat dimulai dari kebutuhan sederhana keluarga, mulai dari perlengkapan dapur, kamar mandi, mainan anak hingga kebutuhan sehari-hari. Ia berharap semakin banyak produk buatan Indonesia yang berkualitas dan mudah ditemukan di masyarakat.