Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Warga mengenakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (27/04/2026).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Fenomena ini dipicu oleh posisi gerak semu Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran meningkat dan suhu udara melonjak hingga mencapai 36 derajat Celsius.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Fenomena ini dipicu oleh posisi gerak semu Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran meningkat dan suhu udara melonjak hingga mencapai 36 derajat Celsius.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Fenomena ini dipicu oleh posisi gerak semu Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran meningkat dan suhu udara melonjak hingga mencapai 36 derajat Celsius.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Warga mengenakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (27/04/2026).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Indonesia Dilanda Cuaca Panas, BMKG Prediksi Berlangsung hingga Mei 2026

Senin 27 April 2026 21:59 WIB
A
A
A

JAKARTA - Warga mengenakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (27/04/2026). 

 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gelombang cuaca panas tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini dipicu oleh posisi gerak semu Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran meningkat dan suhu udara melonjak hingga mencapai 36 derajat Celsius.
 
Kondisi panas ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga Mei 2026, seiring posisi Matahari yang belum bergeser jauh dari wilayah ekuator.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya