Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 2
Perbesar
img-1
Empat calon Ketua Umum (Caketum) resmi mengantongi nomor urut sebagai langkah awal menuju kontestasi ide dan visi dalam membangun ekosistem pengusaha muda di Indonesia.
Foto 2 / 2
Perbesar
img-2
Empat calon Ketua Umum (Caketum) resmi mengantongi nomor urut sebagai langkah awal menuju kontestasi ide dan visi dalam membangun ekosistem pengusaha muda di Indonesia.
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Empat Caketum BPP HIPMI Kantongi Nomor Urut, Siap Adu Gagasan di Munas XVIII

Minggu 26 April 2026 19:38 WIB
A
A
A

JAKARTA - Atmosfer kompetisi sehat mulai terasa menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI). Empat calon Ketua Umum (Caketum) resmi mengantongi nomor urut sebagai langkah awal menuju kontestasi ide dan visi dalam membangun ekosistem pengusaha muda di Indonesia.

 
Hasil pengundian menetapkan Reynaldo Bryan sebagai nomor urut 1, diikuti Ade Jona nomor 2, Afi Kalla nomor 3, dan Anthony Leong nomor 4. Penetapan tersebut menjadi titik awal bagi para kandidat untuk memperkuat posisi sekaligus menyampaikan gagasan terbaik mereka kepada para anggota.
 
Momentum pengundian nomor urut ini dinilai bukan sekadar formalitas, melainkan simbol kesiapan para kandidat untuk membawa perubahan dan inovasi di tubuh HIPMI. Keempat calon pun sepakat menjadikan kontestasi ini sebagai ajang kolaborasi, bukan semata kompetisi.
 
Ketua Steering Committee Munas XVIII BPP HIPMI, Tri Febrianto, menilai proses ini mencerminkan kualitas kepemimpinan yang matang dari para kandidat. Ia menegaskan bahwa semangat yang dibangun bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk membesarkan organisasi secara bersama-sama.
 
Munas XVIII diharapkan mampu melahirkan pemimpin dengan karakter kewirausahaan yang adaptif dan progresif, serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Beberapa di antaranya meliputi digitalisasi bisnis, perluasan akses pasar, hingga penguatan jaringan pengusaha muda di tingkat global.
 
Ke depan, seluruh tahapan Munas akan terus berjalan dengan mengedepankan profesionalisme dan transparansi. Para kandidat dijadwalkan memasuki fase penyampaian visi dan misi, yang diperkirakan menjadi panggung adu strategi dan inovasi.
 
Ketua Organizing Committee (OC) Munas XVIII HIPMI, Arief Satria Kurniagung, menyampaikan bahwa dalam satu setengah bulan ke depan para kandidat akan menjalani masa kampanye, termasuk kuliah umum di delapan provinsi dan tiga kali debat antar calon ketua umum, sebelum puncak Munas pada 10 Juni 2026. Ia menambahkan, para kandidat juga ditantang untuk menjangkau 38 provinsi dalam waktu yang relatif singkat.
 
Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari menekankan pentingnya sinergi di antara para kandidat. Menurutnya, keempat calon merupakan kader terbaik HIPMI saat ini yang diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan di tengah ketidakpastian geopolitik.
 
Ia menilai kolaborasi antar pengusaha nasional menjadi kunci dalam membangun ketahanan ekonomi. Dengan sinergi yang kuat, HIPMI diyakini dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
 
Munas XVIII BPP HIPMI pun diharapkan menjadi katalis lahirnya energi baru di kalangan pengusaha muda, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya