Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 menunjukkan kinerja pasar modal yang kuat dan berdaya tahan di tengah dinamika global.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 menunjukkan kinerja pasar modal yang kuat dan berdaya tahan di tengah dinamika global.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Utama KPEI Iding Pardi menekan tombol tanda ditutupnya perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Utama KPEI Iding Pardi menekan tombol tanda ditutupnya perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 menunjukkan kinerja pasar modal yang kuat dan berdaya tahan di tengah dinamika global.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025

Selasa 30 Desember 2025 20:25 WIB
A
A
A

JAKARTA - (Ki-Ka) Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Utama KPEI Iding Pardi menekan tombol tanda ditutupnya perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2025 di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

 
Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2025 menunjukkan kinerja pasar modal yang kuat dan berdaya tahan di tengah dinamika global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 22,10 persen sepanjang tahun dan ditutup di level 8.646,938.
 
Penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp268,14 triliun, melampaui target tahunan, seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan pertumbuhan investor domestik. Jumlah investor bertambah 5,34 juta menjadi 20,2 juta SID, dengan mayoritas berasal dari generasi di bawah 40 tahun, menegaskan penguatan basis investor ritel nasional.
 
Perdagangan Bursa Efek Indonesia akan kembali dibuka pada Jumat, 2 Januari 2026.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya