Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Ketua Pokja Bidang Geofisika BMKG IV Makassar, R. Jamroni, menyatakan bahwa meskipun tinggi hilal telah mencapai 1,171 derajat dan berada di atas ufuk, namun dua dari tiga kriteria penetapan hilal belum terpenuhi. Sudut elongasi hanya 5,8 derajat (di bawah ambang 6,4 derajat) dan tinggi hilal mar?i kurang dari 3,5 derajat.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Ketua Pokja Bidang Geofisika BMKG IV Makassar, R. Jamroni, menyatakan bahwa meskipun tinggi hilal telah mencapai 1,171 derajat dan berada di atas ufuk, namun dua dari tiga kriteria penetapan hilal belum terpenuhi. Sudut elongasi hanya 5,8 derajat (di bawah ambang 6,4 derajat) dan tinggi hilal mar?i kurang dari 3,5 derajat.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Pemantauan hilal untuk menetapkan awal Zulhijjah 1446 H dan Hari Raya Idul Adha di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar terkendala cuaca mendung, Senin (27/5/2025).
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Pemantauan hilal untuk menetapkan awal Zulhijjah 1446 H dan Hari Raya Idul Adha di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar terkendala cuaca mendung, Senin (27/5/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pemantauan Hilal Idul Adha di Makassar Terkendala Cuaca Mendung

Rabu 28 Mei 2025 08:17 WIB
A
A
A
MAKASSAR - Pemantauan hilal untuk menetapkan awal Zulhijjah 1446 H dan Hari Raya Idul Adha di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar terkendala cuaca mendung, Senin (27/5/2025). Awan tebal menutupi langit barat sehingga hilal sulit terlihat secara kasat mata.
 
Ketua Pokja Bidang Geofisika BMKG IV Makassar, R. Jamroni, menyatakan bahwa meskipun tinggi hilal telah mencapai 1,171 derajat dan berada di atas ufuk, namun dua dari tiga kriteria penetapan hilal belum terpenuhi. Sudut elongasi hanya 5,8 derajat (di bawah ambang 6,4 derajat) dan tinggi hilal mar’i kurang dari 3,5 derajat.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya