Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Ini adalah langkah penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan kawasan konservasi untuk memastikan keberlanjutan ekosistem serta kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Konservasi Indonesia (KI) bersama Rekam Nusantara Foundation dan konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) konservasi mendukung Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menyusun Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi, dimana panduan ini menjadi acuan dalam membangun dan mengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Dari kiri, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Hendra Yusran bersama Konsultan Government Partnership Rare Indonesia Agus Widayanto dan Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kepulauan Riau Sais Sudrajad saat peluncuran Buku Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Konservasi Indonesia (KI) bersama Rekam Nusantara Foundation dan konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) konservasi mendukung Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menyusun Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi, dimana panduan ini menjadi acuan dalam membangun dan mengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Hendra Yusran bersama Senior Vice President and Executive Chair Konservasi Indonesia Meizani Irmadhiany, Koordinator Bidang Kelembagaan Pengembangan Potensi Kelautan BAPPENAS Lelly Hasni dan Asia Program Manager Ocean 5 Apple Chow menjadi pembicara disela-sela peluncuran Buku Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

KKP dan LSM Menerbitkan Panduan Baru Jadi Acuan Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia

Kamis 24 April 2025 21:38 WIB
A
A
A

JAKARTA - Dari kiri, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Hendra Yusran bersama Senior Vice President and Executive Chair Konservasi Indonesia Meizani Irmadhiany, Koordinator Bidang Kelembagaan Pengembangan Potensi Kelautan BAPPENAS Lelly Hasni dan Asia Program Manager Ocean 5 Apple Chow menjadi pembicara disela-sela peluncuran Buku Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi di Jakarta, Kamis (24/4/2025). Konservasi Indonesia (KI) bersama Rekam Nusantara Foundation dan konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) konservasi mendukung Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menyusun Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi, dimana panduan ini menjadi acuan dalam membangun dan mengelolaan kawasan konservasi di Indonesia. Ini adalah langkah penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan kawasan konservasi untuk memastikan keberlanjutan ekosistem serta kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya