Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Warga membeli kebutuhan memasak di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024).
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Warga melintas di lorong Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Proyeksi Indeks Harga Konsumen November 2024

Sabtu 30 November 2024 20:13 WIB
A
A
A

Warga melintas di lorong Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya