Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Petugas BNPB, TNI, Polri, dan warga mendirikan tenda untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di posko yang baru didirikan di Desa Kobasoma, Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/11/2024).
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Petugas BNPB, TNI, Polri, dan warga mendirikan tenda untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di posko yang baru didirikan di Desa Kobasoma, Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/11/2024).
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Petugas BNPB, TNI, Polri, dan warga mendirikan tenda untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di posko yang baru didirikan di Desa Kobasoma, Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/11/2024).
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Petugas BNPB, TNI, Polri, dan warga mendirikan tenda untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di posko yang baru didirikan di Desa Kobasoma, Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/11/2024).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

BNPB Memperluas Sebaran Lokasi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

Minggu 10 November 2024 22:05 WIB
A
A
A
FLORES TIMUR - Sejumlah petugas BNPB, TNI, Polri, dan warga mendirikan tenda untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di posko yang baru didirikan di Desa Kobasoma, Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/11/2024). 
 
BNPB memperluas sebaran tempat pengungsian untuk menampung semua warga korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang jumlahnya semakin bertambah, sementara pos-pos pengungsi yang telah berdiri sebelumnya sudah tidak mampu lagi menampung setelah radius zona bahaya erupsi diperluas menjadi sembilan kilometer di sektor barat daya-barat laut dan tujuh kilometer dari puncak kawah. 
 
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya