Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai bisnis restoran yang terkena dampak PSBB jilid II di DKI Jakarta saat ini diprediksi mengalami kerugian hingga Rp20 Triliun.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai bisnis restoran yang terkena dampak PSBB jilid II di DKI Jakarta saat ini diprediksi mengalami kerugian hingga Rp20 Triliun.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Suasana salah satu restoran yang terlihat sepi di Mal Kota Kasablanka.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Suasana salah satu restoran yang terlihat sepi di Mal Kota Kasablanka.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Suasana salah satu restoran yang terlihat sepi di Mal Kota Kasablanka.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Suasana salah satu restoran yang terlihat sepi di Mal Kota Kasablanka.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Masa Pandemi, Terpuruknya Bisnis Restoran dan Berdampak Gulung Tikar

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Suasana salah satu restoran yang terlihat sepi di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu 11 Oktober 2020. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai bisnis restoran yang terkena dampak PSBB jilid II di DKI Jakarta saat ini diprediksi mengalami kerugian hingga Rp20 Triliun. Hingga saat ini jumlah restoran yang berpotensi tutup berkisar di angka 20%-30% dari jumlah restoran yang ada, yaitu sebanyak 4.000-5.000 restoran. (Foto : KORAN SINDO/YORRI FARLI) (hru)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya