Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Menag meyakini, formula 5-5-3 tersebut jika dilaksanakan dengan baik maka penyelenggaraan haji Indonesia pada tahun 2018 akan berjalan lancar.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Kegiatan yang dihelat di Al Wihdah 1 Tower Hotel, Jarwal, Makkah, ini juga dihadiri pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Dubes Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Naib Amirul Hajj dan anggota, Konsulat Jenderal RI di Jeddah, dan pimpinan Komisi Pengawas Haji Indonesia, jajaran eselon I dan II Kemenag serta petugas haji Indonesia.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Sementara 5 (lima) formula untuk fase-wukuf termasuk Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) di dalamnya, menurut Menag, yang pertama aksi sweeping (sapu bersih) jamaah yang berada di Makkah untuk seluruhnya dibawa ke Arafah pada 8 Dzulhijjah (19 Agustus).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Selama masa penyelenggaraan pelayanan ibadah haji, terdapat tiga fase penting sebagai penentu keberhasilan. Yakni fase pra-wukuf, wukuf, dan pasca-wukuf. Pada fase pra-wukuf, Menag menyebut 5 (lima) hal yang mesti diperhatikan petugas.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat Konsolidasi Petugas Haji 1439 H/2018 M dalam Rangka Persiapan Armuzna, Rabu (15/8/2018) malam.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Menag Perkenalkan Formula 5-5-3 untuk Kesuksesan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2018

Kamis 16 Agustus 2018 13:36 WIB
A
A
A

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memperkenalkan formula 5-5-3 untuk kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya