Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Komnas Perempuan menyerukan kepada KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2017 yang damai dengan menghentikan politisasi identitas, serta menghormati hak asasi perempuan.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Komnas Perempuan menyerukan kepada KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2017 yang damai dengan menghentikan politisasi identitas, serta menghormati hak asasi perempuan.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Komnas Perempuan Yuniyanti Chuzaifah (kedua kiri), Komisioner Komnas Perempuan Masruchah (kanan), dan Khariroh Ali (kiri) memberikan keterangan pers di Media Center KPU, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Komnas Perempuan menyerukan kepada KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2017 yang damai dengan menghentikan politisasi identitas, serta menghormati hak asasi perempuan.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Komnas Perempuan Yuniyanti Chuzaifah (kedua kiri), Komisioner Komnas Perempuan Masruchah (kanan), dan Khariroh Ali (kiri) memberikan keterangan pers di Media Center KPU, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Komnas Perempuan menyerukan kepada KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2017 yang damai dengan menghentikan politisasi identitas, serta menghormati hak asasi perempuan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pilkada dan Hak Asasi Perempuan

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Komnas Perempuan menyerukan kepada KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2017 yang damai dengan menghentikan politisasi identitas, serta menghormati hak asasi perempuan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya