Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Koordinator KontraS Haris Azhar menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8/2016). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum, khususnya isu kartel narkotika.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Koordinator KontraS Haris Azhar (kiri) dan istri aktivis HAM Munir, Suciwati, menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8/2016). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum, khususnya isu kartel narkotika.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Koordinator KontraS Haris Azhar (kiri) bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba memberikan keterangan terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8/2016). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum, khususnya isu kartel narkotika.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Koordinator KontraS Haris Azhar (kelima kanan), Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar (keempat kanan) bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba membawa poster ketika memberikan keterangan terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8/2016). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum, khususnya isu kartel narkotika.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Koordinator KontraS Haris Azhar menghadiri pernyataan sikap sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba terkait pelaporan Haris Azhar ke Bareskrim di Gedung PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (4/8/2016). Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba menyayangkan pelaporan Haris Azhar oleh BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim terkait testimoni terpidana mati Freddy Budiman di media sosial serta mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba yang memiliki kewenangan dalam mengukur evaluasi praktik penegakan hukum, khususnya isu kartel narkotika.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Gerakan Indonesia Berantas Mafia Narkoba mendesak pemerintah membentuk Tim Independen Berantas Mafia Narkoba.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya