Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Pekerja melintas di kawasan kilang RU V Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (9/6/2016). PT Pertamina (Persero) segera mulai pembangunan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) RU V Balikpapan yang akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 bph saat ini menjadi 360.000 bph pada akhir 2019. Pertamina menargetkan Indonesia tidak lagi impor BBM pada 2023 melalui program RDMP dan Grass Root Refinery dengan kapasitas pengolahan sebesar 2 juta bph.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) Rachmad Hardadi (kedua kiri) bersama Vice President Corporate Communication Wianda Pusponegoro (kiri) berbincang dengan GM Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan Eman Salman Arief (kanan), SVP Refining Operation Michael Ricardo Sihombing (kedua kanan) dan SVP Business Development Iriawan Yulianto (ketiga kanan) saat mengunjungi lokasi kilang RU V Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (9/6/2016). PT Pertamina (Persero) segera mulai pembangunan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) RU V Balikpapan yang akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 bph saat ini menjadi 360.000 bph pada akhir 2019. Pertamina menargetkan Indonesia tidak lagi impor BBM pada 2023 melalui program RDMP dan Grass Root Refinery dengan kapasitas pengolahan sebesar 2 juta bph.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) Rachmad Hardadi (kedua kiri) bersama Vice President Corporate Communication Wianda Pusponegoro (kiri) berbincang dengan GM Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan Eman Salman Arief (kanan), SVP Refining Operation Michael Ricardo Sihombing (kedua kanan) dan SVP Business Development Iriawan Yulianto (ketiga kanan) saat mengunjungi lokasi kilang RU V Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (9/6/2016). PT Pertamina (Persero) segera mulai pembangunan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) RU V Balikpapan yang akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 bph saat ini menjadi 360.000 bph pada akhir 2019. Pertamina menargetkan Indonesia tidak lagi impor BBM pada 2023 melalui program RDMP dan Grass Root Refinery dengan kapasitas pengolahan sebesar 2 juta bph.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Pekerja melintas di kawasan kilang RU V Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (9/6/2016). PT Pertamina (Persero) segera mulai pembangunan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) RU V Balikpapan yang akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 bph saat ini menjadi 360.000 bph pada akhir 2019. Pertamina menargetkan Indonesia tidak lagi impor BBM pada 2023 melalui program RDMP dan Grass Root Refinery dengan kapasitas pengolahan sebesar 2 juta bph.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pembangunan Proyek RDMP RU V

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

PT Pertamina (Persero) segera mulai pembangunan proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) RU V Balikpapan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya