Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 14
Perbesar
img-1
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman dihadirkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 2 / 14
Perbesar
img-2
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 3 / 14
Perbesar
img-3
Petugas memperlihatkan narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015).
Foto 4 / 14
Perbesar
img-4
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman dihadirkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 5 / 14
Perbesar
img-5
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman saat berada di mobil tahanan usai pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015).
Foto 6 / 14
Perbesar
img-6
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman dihadirkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 7 / 14
Perbesar
img-7
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 8 / 14
Perbesar
img-8
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 9 / 14
Perbesar
img-9
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 10 / 14
Perbesar
img-10
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 11 / 14
Perbesar
img-11
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 12 / 14
Perbesar
img-12
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 13 / 14
Perbesar
img-13
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
Foto 14 / 14
Perbesar
img-14
Barang bukti diperlihatkan dalam pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). Dari ruko yang dikamuflasekan menjadi pabrik garmen ini disita berbagai barang bukti berupa alat dan bahan pembuatan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga menyita 50.000 butir ekstasi dari Belanda, 800 gram sabu dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) dari Belgia, serta puluhan aset berupa properti dan kendaraan bermotor dari komplotan residifis tersebut.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Freddy Budiman Dihadirkan dalam Gelar Perkara Narkoba

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman saat berada di mobil tahanan usai pengungkapan kasus pabrik narkoba di sebuah ruko kawasan Taman Palem, Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya