Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Umat Hindu membakar "Sekah" atau simbol arwah leluhurnya pada puncak Upacara Maligya Bukur Mepeselang di Gianyar, Bali, Jumat (24/10/2014). Kremasi terhadap 391 simbol arwah leluhur tersebut merupakan puncak ritual penghormatan terakhir dan penyucian arwah yang diyakini dapat mengembalikan mereka ke sang pencipta sekaligus menciptakan keharmonisan.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Umat Hindu membakar "Sekah" atau simbol arwah leluhurnya pada puncak Upacara Maligya Bukur Mepeselang di Gianyar, Bali, Jumat (24/10/2014). Kremasi terhadap 391 simbol arwah leluhur tersebut merupakan puncak ritual penghormatan terakhir dan penyucian arwah yang diyakini dapat mengembalikan mereka ke sang pencipta sekaligus menciptakan keharmonisan.
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Umat Hindu membakar "Sekah" atau simbol arwah leluhurnya pada puncak Upacara Maligya Bukur Mepeselang di Gianyar, Bali, Jumat (24/10/2014). Kremasi terhadap 391 simbol arwah leluhur tersebut merupakan puncak ritual penghormatan terakhir dan penyucian arwah yang diyakini dapat mengembalikan mereka ke sang pencipta sekaligus menciptakan keharmonisan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Kremasi Simbol Arwah

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Umat Hindu membakar "Sekah" atau simbol arwah leluhurnya pada puncak Upacara Maligya Bukur Mepeselang di Gianyar, Bali, Jumat (24/10/2014).
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya