Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Pekerja toko bernama Didi mengangkat gas elpiji di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Gas 12 Kg Naik 50 Persen

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pekerja toko bernama Didi mengecek ketersediaan gas 12 kilogram di Toko Sumber Rejeki, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kilogram mulai 1 Januari 2014 menjadi Rp120 ribu per tabung atau naik 50 persen. Kenaikan ini menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya