Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
DPD yang diwakili Wakil Ketua DPD Laode Ida, Anggota DPD Juniwati (Jambi), AM Fatwa (DKI), I Wayan Sudirta (Bali), Anang Prihantoro (Lampung), Sophia Mapaw (Papua Barat) dan Paulus Samino (Papua), memberikan keterangan pers menanggapi perseteruan KPK dan Polri di ruangan pimpinan DPD Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam keterangan persnya Kaukus Anti Korupsi DPD berdasarkan fakta-fakta yang ada mendukung sepenuhnya upaya penyidikan kasus simulator SIM di Korlantas, yang melibatkan beberapa oknum kepolisian. DPD juga meminta kepada Presiden SBY untuk memerintahkan institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai pemerintah undang-undang.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
DPD yang diwakili Wakil Ketua DPD Laode Ida, Anggota DPD Juniwati (Jambi), AM Fatwa (DKI), I Wayan Sudirta (Bali), Anang Prihantoro (Lampung), Sophia Mapaw (Papua Barat) dan Paulus Samino (Papua), memberikan keterangan pers menanggapi perseteruan KPK dan Polri di ruangan pimpinan DPD Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam keterangan persnya Kaukus Anti Korupsi DPD berdasarkan fakta-fakta yang ada mendukung sepenuhnya upaya penyidikan kasus simulator SIM di Korlantas, yang melibatkan beberapa oknum kepolisian. DPD juga meminta kepada Presiden SBY untuk memerintahkan institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai pemerintah undang-undang.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Wakil Ketua DPD Laode Ida (tengah) bersama dari ki-ka: Anggota DPD Juniwati (Jambi), AM Fatwa (DKI), I Wayan Sudirta (Bali), Anang Prihantoro (Lampung), Sophia Mapaw (Papua Barat) dan Paulus Samino (Papua), memberikan keterangan pers menanggapi perseteruan KPK dan Polri di ruangan pimpinan DPD Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam keterangan persnya Kaukus Anti Korupsi DPD berdasarkan fakta-fakta yang ada mendukung sepenuhnya upaya penyidikan kasus simulator SIM di Korlantas, yang melibatkan beberapa oknum kepolisian. DPD juga meminta kepada Presiden SBY untuk memerintahkan institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai pemerintah undang-undang.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Wakil Ketua DPD Laode Ida (tengah) bersama dari ki-ka: Anggota DPD Juniwati (Jambi), AM Fatwa (DKI), I Wayan Sudirta (Bali), Anang Prihantoro (Lampung), Sophia Mapaw (Papua Barat) dan Paulus Samino (Papua), memberikan keterangan pers menanggapi perseteruan KPK dan Polri di ruangan pimpinan DPD Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam keterangan persnya Kaukus Anti Korupsi DPD berdasarkan fakta-fakta yang ada mendukung sepenuhnya upaya penyidikan kasus simulator SIM di Korlantas, yang melibatkan beberapa oknum kepolisian. DPD juga meminta kepada Presiden SBY untuk memerintahkan institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai pemerintah undang-undang.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

DPD Sikapi Perseteruan KPK vs Polri

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Wakil Ketua DPD Laode Ida (tengah) bersama dari ki-ka: Anggota DPD Juniwati (Jambi), AM Fatwa (DKI), I Wayan Sudirta (Bali), Anang Prihantoro (Lampung), Sophia Mapaw (Papua Barat) dan Paulus Samino (Papua), memberikan keterangan pers menanggapi perseteruan KPK dan Polri di ruangan pimpinan DPD Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam keterangan persnya Kaukus Anti Korupsi DPD berdasarkan fakta-fakta yang ada mendukung sepenuhnya upaya penyidikan kasus simulator SIM di Korlantas, yang melibatkan beberapa oknum kepolisian. DPD juga meminta kepada Presiden SBY untuk memerintahkan institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai pemerintah undang-undang.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya