Menko Perekonomian Tutup Perdagangan Saham Tahun 2020 di BEI

Yorri Farli/Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi bersama-sama saat penutupan perdangangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 30 Desember 2020.
 
Aktivitas perdagangan BEI pada tahun 2020 juga mengalami peningkatan yang tercermin dari kenaikan rata-rata frekuensi perdagangan yang tumbuh 32 persen menjadi 619 ribu kali per hari di bulan November 2020 dan menjadikan likuiditas perdagangan saham BEI lebih tinggi diantara Bursa-bursa lainnya di kawasan Asia Tenggara. Pada periode yang sama, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) berangsur-angsur pulih dan mencapai nilai Rp9,18 triliun. (Foto: SINDO/ Yorri Farli) (ddk)

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi bersama-sama saat penutupan perdangangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 30 Desember 2020.
 
Aktivitas perdagangan BEI pada tahun 2020 juga mengalami peningkatan yang tercermin dari kenaikan rata-rata frekuensi perdagangan yang tumbuh 32 persen menjadi 619 ribu kali per hari di bulan November 2020 dan menjadikan likuiditas perdagangan saham BEI lebih tinggi diantara Bursa-bursa lainnya di kawasan Asia Tenggara. Pada periode yang sama, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) berangsur-angsur pulih dan mencapai nilai Rp9,18 triliun. (Foto: SINDO/ Yorri Farli) (ddk)

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya