JAKARTA - Pekerja menuangkan kedelai untuk digiling di salah satu rumah produksi tahu di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) memastikan pasokan kedelai nasional tetap terjaga menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026. Masyarakat pun tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan baku utama tahu dan tempe tersebut.
Berkaca pada pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya, tidak terjadi lonjakan signifikan permintaan kedelai selama Ramadan maupun Idulfitri. Kebutuhan dalam negeri relatif stabil di kisaran 220.000 ton per bulan.
Secara tahunan, konsumsi kedelai nasional diperkirakan mencapai 2,7 juta hingga 2,9 juta ton. Sebagian besar atau sekitar 90 persen masih dipenuhi melalui impor, sementara sisanya berasal dari produksi dalam negeri. Dengan kondisi tersebut, Akindo menilai pasokan kedelai tetap aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
JAKARTA - Pekerja menuangkan kedelai untuk digiling di salah satu rumah produksi tahu di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) memastikan pasokan kedelai nasional tetap terjaga menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026. Masyarakat pun tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan baku utama tahu dan tempe tersebut.
Berkaca pada pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya, tidak terjadi lonjakan signifikan permintaan kedelai selama Ramadan maupun Idulfitri. Kebutuhan dalam negeri relatif stabil di kisaran 220.000 ton per bulan.
Secara tahunan, konsumsi kedelai nasional diperkirakan mencapai 2,7 juta hingga 2,9 juta ton. Sebagian besar atau sekitar 90 persen masih dipenuhi melalui impor, sementara sisanya berasal dari produksi dalam negeri. Dengan kondisi tersebut, Akindo menilai pasokan kedelai tetap aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.