Petani Surabaya Keluhkan Harga Pupuk yang Tinggi

Ali Masduki/Koran SINDO Jatim, Jurnalis
Senin 04 Oktober 2021 18:07 WIB
Rohani, petani perkotaan menggarap lahan kosong untuk ditanami sayuran disalah satu komplek perumahan di Semolowaru Surabaya, Jawa Timur, Senin 4 Oktober 2021. 
 
Para petani mengeluhkan ketersediaan pupuk dan harga yang terus naik. Rohani mengaku, ketersediaan pupuk subsidi dari pemerintah sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan pertanian. 
 
Dalam satu tahun, ia hanya mendapatkan satu kali jatah pupuk subsidi sejumlah 1 sak berisi 50 kg dengan harga Rp.150 ribu. Sedangkan untuk mendapatkan harga non subsidi harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.300 ribu. (FOTO: SINDO/ALI MASDUKI) (ddk)
 

Rohani, petani perkotaan menggarap lahan kosong untuk ditanami sayuran disalah satu komplek perumahan di Semolowaru Surabaya, Jawa Timur, Senin 4 Oktober 2021. 
 
Para petani mengeluhkan ketersediaan pupuk dan harga yang terus naik. Rohani mengaku, ketersediaan pupuk subsidi dari pemerintah sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan pertanian. 
 
Dalam satu tahun, ia hanya mendapatkan satu kali jatah pupuk subsidi sejumlah 1 sak berisi 50 kg dengan harga Rp.150 ribu. Sedangkan untuk mendapatkan harga non subsidi harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.300 ribu. (FOTO: SINDO/ALI MASDUKI) (ddk)
 

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya