Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, membantah isu penghentian program beasiswa mahasiswa dan keterlambatan pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) dosen akibat efisiensi anggaran.
Dalam kunjungannya ke Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar.
Menurut Wamen Dikti, efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto hanya menyasar kegiatan seremonial seperti seminar, studi banding, dan FGD.
Selain itu, efisiensi juga diterapkan pada belanja alat tulis kantor yang kini tidak lagi membutuhkan anggaran besar berkat perkembangan teknologi.