Ditengah keterbatasan, seorang penyandang tuna netra tetap semangat menuntut ilmu dan prestasi. Ia terpaksa tinggal di sekolah karena sudah tidak lagi memiliki tempat tinggal. Namun di tengah keterbatasan, Ia tetap berjuang mewujudkan cita-citanya menjadi seorang sastrawan.