Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menargetkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mencegah cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), kemudian di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
“Saat ini ada beberapa wilayah yg menjadi target pengurangan intensitas curah hujan, antara lain DKI Jakarta (Jabodetabek), Jabar, Jateng dan Jatim,” kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (1/1/2023).
Seperti diketahui, BMKG sejak 21 Desember telah merilis adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi hingga tanggal awal Januari 2023 di sejumlah daerah berupa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat seperti Banten bagian barat dan selatan, Jawa Barat bagian tengah dan utara, Jawa Tengah bagian utara, Jawa Timur bagian utara, Bali, NTB, dan NTT.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menargetkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mencegah cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), kemudian di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
“Saat ini ada beberapa wilayah yg menjadi target pengurangan intensitas curah hujan, antara lain DKI Jakarta (Jabodetabek), Jabar, Jateng dan Jatim,” kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (1/1/2023).
Seperti diketahui, BMKG sejak 21 Desember telah merilis adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi hingga tanggal awal Januari 2023 di sejumlah daerah berupa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat seperti Banten bagian barat dan selatan, Jawa Barat bagian tengah dan utara, Jawa Tengah bagian utara, Jawa Timur bagian utara, Bali, NTB, dan NTT.