Ekonomi Sri Lanka yang dibebani utang besar telah ambruk setelah terjadi kekurangan pangan, bahan bakar, dan listrik selama berbulan-bulan. Demikian pemberitahuan Perdana Menterinya kepada anggota parlemen pada Rabu (22/6/2022), dalam komentar yang menggarisbawahi situasi genting negara itu sementara Sri Lanka berusaha minta bantuan dari kreditor internasional
Ekonomi Sri Lanka yang dibebani utang besar telah ambruk setelah terjadi kekurangan pangan, bahan bakar, dan listrik selama berbulan-bulan. Demikian pemberitahuan Perdana Menterinya kepada anggota parlemen pada Rabu (22/6/2022), dalam komentar yang menggarisbawahi situasi genting negara itu sementara Sri Lanka berusaha minta bantuan dari kreditor internasional