Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Radityo Prakoso, SpJP (K), FIHA setiap manusia memiliki faktor risiko penyakit jantung. Faktor risiko tersebut terbagi menjadi dua bagian, yakni yang dapat dimodifikasi, dan juga tidak dapat dimodifikasi.
Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Radityo Prakoso, SpJP (K), FIHA setiap manusia memiliki faktor risiko penyakit jantung. Faktor risiko tersebut terbagi menjadi dua bagian, yakni yang dapat dimodifikasi, dan juga tidak dapat dimodifikasi.