Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Memasuki satu dekade di industri energi bersih, SUN telah mengembangkan lebih dari 450 megawatt (MW) kapasitas energi surya melalui lebih dari 400 proyek di lebih dari 40 sektor industri.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Memasuki satu dekade di industri energi bersih, SUN telah mengembangkan lebih dari 450 megawatt (MW) kapasitas energi surya melalui lebih dari 400 proyek di lebih dari 40 sektor industri.
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Memasuki satu dekade di industri energi bersih, SUN telah mengembangkan lebih dari 450 megawatt (MW) kapasitas energi surya melalui lebih dari 400 proyek di lebih dari 40 sektor industri.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Satu Dekade, SUN Kembangkan 450 MW Energi Surya

Kamis 10 September 2026 23:39 WIB
A
A
A

JAKARTA Group Head of Marketing SUN Anggita Pradipta bersama  SUN Mobility Head of Business Development Wilson saat menjadi pembicaraan dalam acara satu dekade di industri energi bersih.

 

Memasuki satu dekade di industri energi bersih, SUN telah mengembangkan lebih dari 450 megawatt (MW) kapasitas energi surya melalui lebih dari 400 proyek di lebih dari 40 sektor industri. Sejak berdiri pada 2016, SUN memperluas portofolionya ke Indonesia, Australia, Vietnam, dan Thailand, mencakup sektor pertambangan, semen, FMCG, logistik, manufaktur, hingga farmasi.

 

Berdasarkan estimasi produksi energi bersih 2026, proyek-proyek SUN diperkirakan mampu mengurangi emisi sekitar 244.549 ton CO₂ per tahun, setara dengan penanaman sekitar 4,06 juta pohon.

 

“Sepuluh tahun pertama SUN menunjukkan bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan kebutuhan industri terhadap efisiensi, keandalan, dan daya saing. Memasuki dekade berikutnya, kami ingin membawa pengalaman tersebut lebih jauh melalui sistem elektrifikasi yang semakin terintegrasi,” ujar Director of Power SUN Jefferson Kuesar.

 

Memasuki fase berikutnya, SUN memperluas solusi dari energi surya menuju sistem elektrifikasi terintegrasi yang mencakup PLTS, penyimpanan dan manajemen energi, kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, serta sistem digital untuk pengelolaan energi dan armada.

 

Melalui produk Mobility, SUN menyediakan kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, pembiayaan atau penyewaan, pemeliharaan, hingga Fleet Management System. Salah satu studi kasus pada distributor FMCG di Jabodetabek menunjukkan penggunaan truk listrik berpotensi menghemat biaya energi hingga 83,6 persen per perjalanan dan menurunkan total biaya kepemilikan serta operasional sekitar 15 persen.

 

Selain elektrifikasi industri, SUN mengembangkan proyek energi surya berskala besar. Saat ini, perusahaan memiliki pipeline proyek lebih dari 40 MWp di sejumlah wilayah Indonesia dan memperluas peran sebagai Independent Power Producer (IPP).

 

Ke depan, SUN akan memperkuat pengembangan energi bersih dan elektrifikasi melalui integrasi PLTS, penyimpanan energi, sistem manajemen energi, elektrifikasi armada, infrastruktur pengisian daya, dan teknologi digital. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, ketahanan energi, serta mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil dan percepatan transisi energi di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya