Kolaborasi GEF SGP Indonesia dan IPC Perkuat Sektor Lada Menuju Pasar Global
Jum'at 24 Juli 2026 07:33 WIB
A
A
A
JAKARTA - Kiri ke kanan:Executive Director International Pepper Community Marina Novira Anggraini, National Coordinator The Global Environmental Facilities, Small Grants Program Indonesia Sidi Rana Menggala saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (22/7/2026).
GEF SGP Indonesia dan International Pepper Community (IPC) menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat sektor lada berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi yang mengintegrasikan konservasi lingkungan, peningkatan mutu produk, serta penguatan kapasitas petani.
"Keberlanjutan harus tumbuh dari masyarakat di tingkat tapak melalui solusi lokal penjaga keanekaragaman hayati,"
Melalui program pendanaan berskala kecil, GEF SGP Indonesia akan mendukung inovasi masyarakat dalam mencegah degradasi lahan, memperkuat kelembagaan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan petani di sentra produksi lada.
Executive Director IPC Marina Novira Anggraini menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama daya saing sektor lada global. IPC akan mendukung kerja sama ini melalui penyediaan informasi pasar, penelitian, pengetahuan teknis, serta pertukaran pengalaman antarnegara produsen.
"Petani tidak hanya membutuhkan bantuan pendanaan, tetapi juga keterampilan agar mampu bersaing di pasar internasional," kata Sidi. Menurutnya, petani perlu didorong menjadi wirausaha yang mampu mengelola lahan secara produktif dan berorientasi bisnis.
IPC juga mendorong peningkatan nilai tambah melalui pengembangan produk turunan lada, seperti parfum, kopi lada, aromaterapi, dan balsam. Inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperluas akses ke pasar global.
Direktur PT Supa Surya Niaga S. Kris menyatakan pihaknya siap menjadi offtaker yang menghubungkan hasil panen petani dengan kebutuhan pasar internasional yang mengutamakan standar mutu dan keamanan pangan.
"Pasar global membutuhkan produk yang konsisten, bermutu, aman, dan dihasilkan melalui praktik usaha yang berkelanjutan," ujarnya.
Kolaborasi antara GEF SGP Indonesia, IPC, dan sektor swasta diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, meningkatkan daya saing lada Indonesia, serta mendukung terciptanya sektor perkebunan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.JAKARTA - Kiri ke kanan:Executive Director International Pepper Community Marina Novira Anggraini, National Coordinator The Global Environmental Facilities, Small Grants Program Indonesia Sidi Rana Menggala saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (22/7/2026).
GEF SGP Indonesia dan International Pepper Community (IPC) menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat sektor lada berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi yang mengintegrasikan konservasi lingkungan, peningkatan mutu produk, serta penguatan kapasitas petani.
"Keberlanjutan harus tumbuh dari masyarakat di tingkat tapak melalui solusi lokal penjaga keanekaragaman hayati,"
Melalui program pendanaan berskala kecil, GEF SGP Indonesia akan mendukung inovasi masyarakat dalam mencegah degradasi lahan, memperkuat kelembagaan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan petani di sentra produksi lada.
Executive Director IPC Marina Novira Anggraini menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama daya saing sektor lada global. IPC akan mendukung kerja sama ini melalui penyediaan informasi pasar, penelitian, pengetahuan teknis, serta pertukaran pengalaman antarnegara produsen.
"Petani tidak hanya membutuhkan bantuan pendanaan, tetapi juga keterampilan agar mampu bersaing di pasar internasional," kata Sidi. Menurutnya, petani perlu didorong menjadi wirausaha yang mampu mengelola lahan secara produktif dan berorientasi bisnis.
IPC juga mendorong peningkatan nilai tambah melalui pengembangan produk turunan lada, seperti parfum, kopi lada, aromaterapi, dan balsam. Inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperluas akses ke pasar global.
Direktur PT Supa Surya Niaga S. Kris menyatakan pihaknya siap menjadi offtaker yang menghubungkan hasil panen petani dengan kebutuhan pasar internasional yang mengutamakan standar mutu dan keamanan pangan.
"Pasar global membutuhkan produk yang konsisten, bermutu, aman, dan dihasilkan melalui praktik usaha yang berkelanjutan," ujarnya.
Kolaborasi antara GEF SGP Indonesia, IPC, dan sektor swasta diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, meningkatkan daya saing lada Indonesia, serta mendukung terciptanya sektor perkebunan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Topik Artikel :
Foto Lainnya