Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Melalui permainan dan aktivitas interaktif, para orang tua berlatih menyusun dan memprioritaskan anggaran keuangan serta membedakan kebutuhan dari keinginan; keterampilan keuangan dasar untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan bijak demi masa depan keluarga dan anak yang lebih cerah.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
CEO and President Director MSIG Life Wianto Chen memberikan workshop literasi keuangan kepada orang tua.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Director and Chief Transformation Officer MSIG Life Ken Terada memberikan workshop literasi keuangan kepada orang tua.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Deputy President Director and Chief Risk Officer MSIG Life Tomoyuki Monden memberikan workshop literasi keuangan kepada orang tua.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Melalui permainan dan aktivitas interaktif, para orang tua berlatih menyusun dan memprioritaskan anggaran keuangan serta membedakan kebutuhan dari keinginan; keterampilan keuangan dasar untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan bijak demi masa depan keluarga dan anak yang lebih cerah.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Workshop Literasi Keuangan Pintar Atur Uang

Sabtu 30 Mei 2026 22:54 WIB
A
A
A

JAKARTA - Jajaran manajemen MSIG Life dan karyawan mendampingi orang tua dari keluarga prasejahtera dampingan Indonesia Street Children Organization (ISCO Foundation) dalam workshop literasi keuangan Pintar Atur Uang di SDN Kebon Melati 01 Pagi, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026).

 
Melalui permainan dan aktivitas interaktif, para orang tua berlatih menyusun dan memprioritaskan anggaran keuangan serta membedakan kebutuhan dari keinginan; keterampilan keuangan dasar untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan bijak demi masa depan keluarga dan anak yang lebih cerah. Program CSR MSIG Life, PELITA, memasuki tahun kedua kemitraan dengan ISCO Foundation untuk mendukung pendidikan dan perkembangan 60 anak dari keluarga prasejahtera di Kebon Melati, Jakarta Pusat.
 
MSIG Life kembali mengalokasikan lebih dari Rp120 juta untuk pembiayaan pendidikan, penyediaan makanan bergizi, perbaikan fasilitas sanggar aktivitas anak, serta penyelenggaraan berbagai program kegiatan peningkatan kapabilitas orang tua dan anak.
 
Angka putus sekolah yang berhasil ditekan menjadi nol pada tahun pertama kemitraan menjadi bukti nyata: orang tua semakin memprioritaskan pendidikan dan perkembangan anak untuk masa depan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya