Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Dalam jangka panjang, SEAFA terbuka untuk memperluas kolaborasi dengan lebih banyak produsen pupuk dari negara-negara ASEAN lainnya dan diharapkan dapat memperkuat sinergi industri pupuk kawasan sekaligus meningkatkan kontribusi ASEAN dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk dan ketahanan pangan global.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi (tengah), bersama Direktur Utama Brunei Fertilizer Industries, Harri Kiiski (kanan) dan Manajer Umum Senior, Komersial, Petronas Chemicals Group, Berhad Bahrin bin Asmawi (kiri) pada sesi penandatanganan kerja sama Southeast Asia Fertilizer Association (SEAFA) dalam acara Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Rabu (1/4/2026).
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
SEAFA dibentuk sebagai langkah penting bagi industri pupuk regional dalam merespons tantangan global sehingga dapat memperkuat sinergi industri regional dalam memastikan ketersediaan pasokan guna mendukung ketahanan pangan regional.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

SEAFA Dibentuk, Dorong Kolaborasi Industri Pupuk di Asia Tenggara

Selasa 07 April 2026 23:34 WIB
A
A
A
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi (tengah), bersama Direktur Utama Brunei Fertilizer Industries, Harri Kiiski (kanan) dan Manajer Umum Senior, Komersial, Petronas Chemicals Group, Berhad Bahrin bin Asmawi (kiri) pada sesi penandatanganan kerja sama Southeast Asia Fertilizer Association (SEAFA) dalam acara Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Rabu (1/4/2026).
 
SEAFA dibentuk sebagai langkah penting bagi industri pupuk regional dalam merespons tantangan global sehingga dapat memperkuat sinergi industri regional dalam memastikan ketersediaan pasokan guna mendukung ketahanan pangan regional.
 
Dalam jangka panjang, SEAFA terbuka untuk memperluas kolaborasi dengan lebih banyak produsen pupuk dari negara-negara ASEAN lainnya dan diharapkan dapat memperkuat sinergi industri pupuk kawasan sekaligus meningkatkan kontribusi ASEAN dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk dan ketahanan pangan global.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya