Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Kamis (2/4/2026).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Kamis (2/4/2026).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Dalam aksi tersebut, massa mengecam kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, yang diserang pada 12 Maret lalu.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Para peserta aksi membawa payung hitam dan poster berisi tuntutan penegakan hukum serta pengungkapan dalang di balik serangan tersebut.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Dalam aksi tersebut, massa mengecam kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, yang diserang pada 12 Maret lalu.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Aksi Kamisan ke-902 Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis HAM

Kamis 02 April 2026 19:23 WIB
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Kamis (2/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa mengecam kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, yang diserang pada 12 Maret lalu.

 
Para peserta aksi membawa payung hitam dan poster berisi tuntutan penegakan hukum serta pengungkapan dalang di balik serangan tersebut. Mereka menilai kekerasan terhadap pembela hak asasi manusia merupakan ancaman serius bagi demokrasi.
 
Dalam orasinya, massa mendesak negara segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan independen. Mereka juga menolak penanganan perkara yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan apabila dilakukan oleh institusi yang diduga terkait.
 
Selain itu, aktivis meminta perlindungan bagi korban, saksi, dan pendamping, serta mendorong keterlibatan lembaga independen dalam proses penyelidikan. Aksi Kamisan yang rutin digelar setiap pekan ini kembali menegaskan penolakan terhadap impunitas dan segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil, khususnya pembela HAM.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya