Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Ratusan massa dari elemen buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Mereka membawa empat tuntutan terkait upah minimum 2026.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Ratusan massa dari elemen buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Mereka membawa empat tuntutan terkait upah minimum 2026.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Ratusan massa dari elemen buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Mereka membawa empat tuntutan terkait upah minimum 2026.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Ratusan massa dari elemen buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Mereka membawa empat tuntutan terkait upah minimum 2026.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ratusan Buruh Demo di Depan DPR, Suarakan Empat Tuntutan Upah 2026

Kamis 15 Januari 2026 21:14 WIB
A
A
A

JAKARTA - Ratusan massa dari elemen buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Mereka membawa empat tuntutan terkait upah minimum 2026. 

 
Pertama, KSPI dan Partai Buruh menuntut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera merevisi UMP Jakarta 2026 menjadi Rp5,89 juta yang mencerminkan 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Selain itu, buruh juga menuntut agar Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Jakarta 2026 ditetapkan minimal 5 persen di atas 100 persen KHL.
 
Kedua, menuntut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengembalikan SK UMSK di 19 kabupaten/kota sesuai rekomendasi bupati dan wali kota. 
 
Ketiga, mendesak DPR segera membahas dan mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024. 
 
Keempat, menolak rencana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Mereka menyatakan pilkada harus tetap dipilih langsung oleh rakyat. 
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya