Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia pada isu perdamaian, perubahan iklim, dan krisis pangan. Ia menyoroti keberhasilan swasembada pangan dengan rekor produksi beras tertinggi, bahkan mulai mengekspor ke negara lain, termasuk Palestina.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia pada isu perdamaian, perubahan iklim, dan krisis pangan. Ia menyoroti keberhasilan swasembada pangan dengan rekor produksi beras tertinggi, bahkan mulai mengekspor ke negara lain, termasuk Palestina.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menghadiri dalam Sidang Umum PBB dan World Economic Forum (WEF) di New York, AS.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB dan World Economic Forum (WEF) di New York, AS.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Dampingi Prabowo di New York, Zulhas: Indonesia Bukan Sekadar Penonton, tapi Solusi

Kamis 25 September 2025 22:02 WIB
A
A
A
 
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB dan World Economic Forum (WEF) di New York, AS. Menurut Zulhas, Indonesia kini tampil bukan sekadar partisipan, melainkan pemain utama yang membawa solusi atas tantangan global.
 
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia pada isu perdamaian, perubahan iklim, dan krisis pangan. Ia menyoroti keberhasilan swasembada pangan dengan rekor produksi beras tertinggi, bahkan mulai mengekspor ke negara lain, termasuk Palestina. Prabowo optimistis Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia.
 
Zulhas juga menekankan komitmen Indonesia terhadap investasi hijau dan ekonomi sirkular. Di WEF, ia mendukung pembentukan Tropical Forest Financing Facility (TFFF) bersama Brasil, yang dinilai dapat menjembatani pendanaan konservasi hutan melalui blended finance.
 
Menurut Zulhas, keberhasilan diplomasi pangan, iklim, dan lingkungan menunjukkan Indonesia tidak hanya mengamankan kepentingan nasional, tetapi juga mengambil peran aktif membangun masa depan dunia yang lebih berkelanjutan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya