Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Pekerja memilah pakaian bekas di workshop daur ulang EcoTouch, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Pakaian yang didapat dari sumbangan masyarakat dan sisa produksi perusahaan ini dipilah dahulu dari material seperti kancing, resleting dan aksesoris lainya sebelum nantinya dipotong menjadi kain perca.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Pekerja memilah pakaian bekas di workshop daur ulang EcoTouch, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Program daur ulang ini menjadi upaya EcoTouch dalam mengurangi limbah tekstil yang merupakan penyumbang sampah terbesar kedua di dunia, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Pekerja memilah pakaian bekas di workshop daur ulang EcoTouch, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Pekerja memilah pakaian bekas di workshop daur ulang EcoTouch, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Daur Ulang Limbah Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi

Selasa 15 April 2025 21:09 WIB
A
A
A
JAKARTA - Pekerja memilah pakaian bekas di workshop daur ulang EcoTouch, Jakarta, Selasa (15/4/2025). Pakaian yang didapat dari sumbangan masyarakat dan sisa produksi perusahaan ini dipilah dahulu dari material seperti kancing, resleting dan aksesoris lainya sebelum nantinya dipotong menjadi kain perca. 
 
Setelah dipotong, kain tersebut kemudian diolah dengan hati-hati dengan mesin agar menghasilkan bahan baru yang fungsional bernama shoody. 
 
Dari shoody, kemudian bisa diolah kembali menjadi insulasi atau peredam suara dan panas. Material peredam yang dihasilkan bisa digunakan di dinding atau atap bangunan, dengan jenis yang disesuaikan menurut kebutuhan tiap bagian ruangan.
 
Selain itu, shoody ini juga bisa diubah menjadi benang daur ulang untuk membuat barang lain yang juga bernilai tinggi seperti tas, dompet bahkan menjadi pakaian yang ramah lingkungan.
 
Program daur ulang ini menjadi upaya EcoTouch dalam mengurangi limbah tekstil yang merupakan penyumbang sampah terbesar kedua di dunia, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya