Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Namun, aksi yang awalnya damai tersebut berubah menjadi ricuh. Petugas Kepolisian memukul massa aksi dengan menggunakan water canon.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Aksi demonstrasi menolak UU TNI kembali digelar oleh berbagai elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPR Jakarta pada hari ini, Kamis (27/3/2025).
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Ratusan demonstran yang terdiri dari berbagai organisasi dan komunitas sipil tersebut menyampaikan aspirasi mereka menolak Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dianggap memiliki banyak kelemahan dan potensi penyalahgunaan kekuasaan.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Aksi demonstrasi menolak UU TNI kembali digelar oleh berbagai elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPR Jakarta pada hari ini, Kamis (27/3/2025).
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Namun, aksi yang awalnya damai tersebut berubah menjadi ricuh. Petugas Kepolisian memukul massa aksi dengan menggunakan water canon.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Aksi demonstrasi menolak UU TNI kembali digelar oleh berbagai elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPR Jakarta pada hari ini, Kamis (27/3/2025).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Aksi Demonstrasi Tolak UU TNI Ricuh di Depan Gedung DPR

Kamis 27 Maret 2025 21:46 WIB
A
A
A
JAKARTA - Aksi demonstrasi menolak UU TNI kembali digelar oleh berbagai elemen masyarakat sipil di depan Gedung DPR Jakarta pada hari ini, Kamis (27/3/2025). 
 
Ratusan demonstran yang terdiri dari berbagai organisasi dan komunitas sipil tersebut menyampaikan aspirasi mereka menolak Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dianggap memiliki banyak kelemahan dan potensi penyalahgunaan kekuasaan.
 
Namun, aksi yang awalnya damai tersebut berubah menjadi ricuh. Petugas Kepolisian memukul massa aksi dengan menggunakan water canon.
 
Aksi demonstrasi tersebut akhirnya dibubarkan oleh petugas keamanan setelah beberapa jam berlangsung. 
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya