Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 2
Perbesar
img-1
Pasien anak-anak didampingi orang tuanya memeriksa kesehatan mata.
Foto 2 / 2
Perbesar
img-2
Pasien anak-anak didampingi orang tuanya memeriksa kesehatan mata.
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Abaikan Kesehatan Mata, WHO Prediksi 50% dari Penduduk Dunia Akan Alami Mata Minus

Sabtu 15 Juni 2024 21:11 WIB
A
A
A

Pasien anak-anak didampingi orang tuanya memeriksa kesehatan mata di VIO Optical Clinic, Jakarta. Sebagai komitmen pencegahan dan penanggulangan kasus kesehatan mata anak di Indonesia, VIO Optical Clinic mengkampanyekan “PERMADANI” (Periksa Mata Dari Dini) untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan anak tentang kesehatan mata menjadi lebih berkualitas dalam penglihatan dan memiliki kehidupan yang lebih cerah di masa depan. 

 

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan VIO Optical Clinic terhadap 2.322 anak di 3 sekolah yakni sekolah SD/SMP PAHOA di Tangerang, Global Prestasi School di Bekasi, SD Negeri Jakasampurna 2 Bekasi, dan SDN 01 Menteng Jakarta Pusat, sebanyak 40% murid belum pernah melakukan pemeriksaan mata dan 37% mengalami gangguan refraksi salah satunya myopia. Jika kondisi ini dibiarkan, WHO memprediksi 50% dari penduduk dunia akan mengalami myopia atau rabun jauh (mata minus) pada 2050.

 

Berdasarkan riset dan survei yang dilakukan, banyak anak yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah penglihatan. Hal ini sering kali karena mereka menganggap kondisi penglihatan mereka sebagai 'normal' atau karena kurangnya pemahaman mengenai tanda-tanda masalah penglihatan. Tanpa diagnosis dan intervensi yang tepat, masalah penglihatan bisa mempengaruhi kemampuan mereka untuk belajar dengan efektif, yang pada gilirannya dapat menurunkan motivasi dan prestasi akademik. 

 

Namun, banyak masyarakat baru merasakan urgensi untuk melakukan pemeriksaan bila mulai mengalami penglihatan yang rabun atau gejala lain yang tak biasa. Beberapa kendala seperti kurangnya akses terhadap informasi dan fasilitas kesehatan khusus mata juga menjadi salah satu faktor kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya