Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Direktur Utama Bulog Budi Waseso saat ungkap rilis kasus dugaan penyimpangan distribusi beras impor milik Bulog di Polda Bante
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Sebanyak 7 tersangka diamankan. Ada lima tempat (penyitaan), yaitu Lebak, Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Pandeglang.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Polda Banten mengamankan ribuan karung sekitar 350 ton beras milik Perum Bulog
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Direktur Utama Bulog Budi Waseso saat ungkap rilis kasus dugaan penyimpangan distribusi beras impor milik Bulog di Polda Bante
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Beras Bulog Dioplos, 7 Tersangka Ditangkap

Jum'at 10 Februari 2023 20:20 WIB
A
A
A
Direktur Utama Bulog Budi Waseso saat ungkap rilis kasus dugaan penyimpangan distribusi beras impor milik Bulog di Polda Banten, Serang, Banten, Jumat 10 Februari 2023.
 
Kepolisian Daerah Banten atau Polda Banten mengamankan ribuan karung sekitar 350 ton beras milik Perum Bulog. Beras-beras tersebut telah dikemas ulang dan diduga bakal diselewengkan. Temuan penyimpangan beras ini berawal dari inspeksi oleh yang dilakukan di Pasar Induk Beras Cipinang dan ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan. Di mana ditemukan ada indikasi memindahkan beras Bulog ke karung beras lain.
 
Sebanyak 7 tersangka diamankan. Ada lima tempat (penyitaan), yaitu Lebak, Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Pandeglang.
 
Ada indikasi beras ini akan diselundupkan ke Timor Leste. Dari Bulog beli 8.300 langsung dijual 11.800. Di pasaran jadinya rata-rata Rp12.000. Apalagi beras Bulog ini kan beras premium," pungkas Budi Waseso. (FOTO: SINDO/YORRI FARLI) (ddk)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya